Mengenal Komunitas KNP

Dok: Relawan KNP saat melakukan baksos tebar paket lebaran

Pandeglang, Pcm.news– Sekelompok anak muda dari berbagai profesi yang tergabung dalam Komunitas Ketimbang Ngemis Pandeglang ini. Mereka memiliki tujuan yang mulia. Yakni, ingin mengajak dan membantu warga agar tidak mengemis sekalipun usianya sudah tidak muda lagi. Seperti apa sih aktivitas mereka?

Mengemis  adalah jalan keluar paling instan bagi mereka yang mudah menyerah. Hanya dengan menadahkan tangan, rupiah demi rupiah terkumpul tanpa kerja keras yang nyata. Tak jarang mereka yang tertangkap razia pengemis justru berusia muda dan berbadan sehat. Rasa malas membuat mereka terbuai, padahal masih banyak hal yang bisa dilakukan.

Ironisnya, ternyata banyak orang lanjut usia (lansia) yang justru penuh semangat mengerjakan apa saja yang bisa mereka lakukan untuk menyambung hidup hari demi hari. Karena itu kami Tersentuh oleh perjuangan para lansia yang giat bekerja itu.

Tepat pada hari selasa tanggal 11 bulan juli ini ketimbang Ngemis Pandeglang (KNP) menginjak usia yang ke 1 tahun. Dalam kiprahnya KNP adalah merupakan suatu komunitas sosial yang bergerak untuk membantu orang-orang yang memiliki keterbatasan dari segi fisik, ekonomi, usia tetapi mereka tetap berusaha tanpa meminta-minta.

“Ketimbang Ngemis awalnya didirikan dijogjayakarta 2 tahun lalu, seiringnya berjalannya waktu komunitas ini berkembang diberbagai wilayah di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Pandeglang yang lahir pada bulan juli 2016 lalu” ungkap Siti Khoirunnisa, salah satu relawan KNP

Salah satu aktivitasnya mencari sosok-sosok renta yang perjuangan hidupnya dianggap menginspirasi dan layak diapresiasi.

Dok: Saat Berkunjung ke keluarga yatim dhuafa di jiput

Kordinator Komunitas Ketimbang Ngemis Pandeglang , Rizky triguna, mengatakan, komunitas ini memiliki anggota 16 orang . Mereka berasal dari beragam kalangan dan profesi. Ada juga yang berstatus mahasiswa.

Dijelaskan, ada sejumlah kriteria dalam menentukan sosok yang menjadi sasaran komunitas ini. Di antaranya dhuafa, memiliki rumah tinggal di Kab.Pandeglang, kebutuhan ekonomi kurang, serta latar belakang keluarga yang sulit.

”Target sosok biasanya dapat info dari teman-teman atau relawan lainnya. Selain kita juga mencari sendiri. Ramadhan kemaren kita bantu keluarga Asal jiput yang kondisi rumahnya tidak mempunyai listrik dengan mengurus 5 anaknya yang masih kecil. Nah pas kita survei, ternyata sangat memperihatinkan dengan kondisi sehari-harinya hanya kuli membuat emping dengan upah yg tidak layak. Sehingga setiap kita memilih sosok, kita melakukan survei lapangan agar benar-benar tepat sasaran dan mereka yang lebih membutuhkan,” katanya.

Ia mencontohkan, bila sosok tersebut sakit, anggota komunitas yang berprofesi di bidang kesehatan akan membantu dalam penyembuhan atau pendampingan. Hal tersebut yang menjadi keunikan komunitas ini dengan lainnya.

Kegiatan lainnya, adalah bersinergi dengan berbagai komunitas sosial yang ada di kabupaten pandeglang diantaranya dengan Relawan Foodbank Pandeglang, PandeglangCareMovement, Bahkan dengan Komunitas Mahasiswa Kumandang.

Menurut salah satu anggota Komunitas Ketimbang Ngemis Pandeglang, Saefullah, komunitas ini memberikan banyak pelajaran hidup yang dapat diambil, seperti melihat bagaimana sulitnya mencari uang, namun tetap bertahan meski kondisi ekonomi sulit tanpa meminta belas kasih orang lain. Selain itu, banyak suka dan duka yang dialami selama menjadi anggota Komunitas Ketimbang Ngemis Pandeglang.

”Sukanya, bisa gabung dalam kegiatan sosial, banyak teman, saling membantu teman-teman yang membutuhkan. Kalau dukanya sih lebih ke masalah waktu aja, soalnya jarang komplet kalau kumpul. Makanya kita masih membutuhkan banyak relawan,” tuturnya.

KNP berharap semoga kedepanya kegiatan-kegiatan KNP dapat menjangkau wilayah yang ada di pandeglang, sehingga manfaatnya lebih terasa oleh masyarakat pandeglang, Pungkasnya. (anks)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *