Mengenal MAS Mathla’ul Anwar Pasirdurung, Sindangresmi, Pandeglang-Banten

Badri wijaya Kepala Sekolah MA Pasirdurung

Sindangresmi, pcm-news.com – Mengenal Madrasah Aliyah Swasta (MAS -Red) Mathla’ul Anwar Pasirdurung sedikit Kita akan membahas secara singkat tentang Sekolah MA dan yang mungkin tidak pernah dengar ataupun pernah mendengarnya namun juga tidak mengetahuinya apa itu sekolah MA. Sekolah MA atau Madarasah Aliyah merupakan Sekolah yang sederajat dengan SMA dan SMK.

MA merupakan kepanjangan dari Madrasah Aliyah, merupakan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan dengan kekhasan Agama Islam. Jika kita sekolah di MA, maka sama seperti halnya sekolah di SMA. Namun di MA lebih banyak jam pelajaran Agama Islam di banding di SMA dan antara siswa dan siswi dipisah ruangannya. Seperti halnya siswa SMA, maka siswa akan memilih salah satu dari 4 jurusan yaitu Ilmu Alam, Ilmu Sosial, Ilmu-Ilmu Keagamaan Islam dan Ilmu Bahasa. Seperti halnya siswa SMA, siswa MA juga dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi Umum.

Sosok Badri wijaya adalah salah satu orang yang ingin melanjutkan Perjuangan Pendidikan Islam melalui Jalur Pendidikan formal MA Pasir durung ini, Sekolah yang beralamat di Kp. Pasirdurung Rt/Rw: 001/002 Desa Pasirdurung Kec. Sindangresmi. Walaupun Sangat jauh dari keramaian kota, dan Pusat Kota. Badri Wijaya, selaku Kepala Madrasah MAS Mathla’ul Anwar Pasirdurung tetap optimis karena demi ikut serta memajukan dunia pendidikan sesuai dengan amanah UU yang tercantum didalam UU No.20 Tahun 2003 pasal 5 disebutkan ayat (1) setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu;dan ayat (5) setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat. Dengan ketentuan dan sampai batas umur tertentu, dalam setiap system pendidikan nasional biasanya ada kewajiban belajar. Hal ini berarti bahwa secara formal, setiap warga negara harus menjadi peserta didik, paling tidak biasanya pada jenjang pendidikan tingkat dasar.

Masih menurut Badri, MA Pasir durung ini rata-rata siswa dan siswinya dari Keluarga tidak mampu (Dhuafa-red) “Kondisi murid hampir 95% berasal dari keluarga tidak mampu kami terima di Sekolah ini” Ucapnya. Selain Kegiatan Kegiatan belajar mengajar (KBM-Red), kita juga mengadakan Eskul diantaranya Seni musik, marawis dan tradisional, seni kaligrafi, Qiro’ah, olah raga juga Bakti Sosial Peduli sesama seperti pernah kerjsama dengan Relawan Fbn.

Sekolah yang berdiri sejak Tahun 2010 ini sudah banyak membantu masyarakat sekitar dalam mengenyam pendidikan yang layak dan agamis untuk lingkungan sekitar. “Walapun masih dengan kondisi yang serba terbatas Kami tetap optimis membantu warga agar mengenyam pendidikan yang layak dan Berahlakul karimah sesuai Tuntunan Agama. Disamping itu juga kita dapat lebih dalam mempelajari Ajaran Agama Islam jika bersekolah di MA”. Bebernya menutup perbincangan. (anks)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Rohid berkata:

    Wow mantap…… jadi kepengen sekolah ke MA pasirdurung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *