Rumahku Istanaku


Jiput, pcm-news.com – “Rumahku Istanaku” Kutipan tersebut pasti sudah sangat sering kita dengar dan familiar. Tapi mungkin tidak berlaku demikian untuk keluarga Pak Jamal (56 thn) yang tinggal di Kp. Monggor, Desa. Salapraya, Kec. Jiput, Pandeglang. Pak Jamal tinggal bersama anggota keluarga yang berjumlah sebelas orang disebuah gubuk reot beralas tanah, tanpa jendela, bahkan sebagian dinding “welit” terlihat terbuka dan hampir roboh.

Rumah berukuran kurang lebih 4×4 meter tersebut harus hanya memiliki satu ruangan dan di isi oleh 11 orang. Sehingga kegiatan rumah dilakukan disana, mulai dari memasak, membuat emping, belajar, makan, dan tidur yang hanya beralaskan tikar saja. Disudut ruangan terlihat ada sebuah ‘hau’ (sejenis kompor dari tanah liat) dan tak jauh dari situ juga tergelar tikar kumal (dan sebagian adalah spanduk bekas) yang menjadi tempat satu keluarga tersebut melepas lelah. Baju dan perlengkapan lain yang menggantung disana sini karena tidak adanya lemari pakaian atau lemari penyimpanan di rumah ini.

Pak Jamal sendiri bekerja sebagai buruh kuli bangunan, Namun sudah satu bulan lebih tidak bekerja karena kondisi fisik yang mulai melemah dan tidak ada tawaran pekerjaan. Sedangkan istrinya hanya bisa membantu mencari nafkah dengan menjadi kuli pembuat emping dan hanya bekerja bila ada warga yang membutuhkan jasa nya. “Tos nemu emam sadinten-dinten na geh tos syukur” (Sudah nemu makan saja sudah bersukur) tuturnya.

Pak Jamal dan Istri sebenarnya hanya memiliki 4 orang anak, namun kakak Istrinya (kakak iparnya) dan juga ke 4 anaknya sudah lama tinggal bersama mereka karena bercerai dengan suaminya dan tidak punya tempat tinggal lain, jadilah 11 orang yang kini tinggal dirumah tersebut. Keempat anak Pak Jamal bersekolah, sedangkan anak kakak iparnya 3 orang yang sampai saat ini masih bersekolah. Keluarga ini tetap semangat menyekolahkan anak-anaknya meski memiliki banyak keterbatasan. Pernah beberapa kali mendapat bantuan dari pemerintah melalui dinas sosial setempat, namun menurut informasi dari pihak dinas sosial Kabupaten Pandeglang untuk mendapatkan bantuan rehab rumah masih dalam tahap pengajuan. Semoga bisa segera terealisasi dan semoga menjadi perhatian pemerintah kabupaten setempat mengingat sangat perlunya tempat tinggal yang layak untuk menunjang kesehatan dan kenyamanan belajar bagi anak-anak saat mereka di rumah. (Een)

Bila ada yg mau berdonasi atau membantu memperbaiki rumahnya bisa menghubungi Relawan KNP

Let’s share n care
#ketimbangngemis
#ketimbangngemisPandeglang
#PandeglangBogaUrang

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *